top of page

CINITY NEWS

CINITY NEWS

Mal Nggak Bisa Lagi Pakai Konsep Jadul, Ini yang Jadi Idola Potensi besar dari kawasan koridor timur

Potensi besar dari kawasan koridor timur Jakarta terus dioptimalkan pengembang dengan menghadirkan berbagai produk properti seiring perkembangan dan permintaan pasar. Salah satunya PT Sri Pertiwi Sejati (SPS Group) yang menghadirkan kawasan residensial dan komersial dengan mengusung konsep The Biggest Shopping Tourism melalui proyek township Cikarang International City (CINITY).


Berlokasi di 0 Km jalur provinsi Karawang-Jakarta, aksesibilitasnya didukung dengan kedekatan tol Telaga Asih selain dekat ke Stasiun Cikarang yang membutuhkan waktu tempuh lima menti. Dikembangkan di atas lahan seluas 500 ha, saat ini CINITY tengah fokus mengembangkan 35 ha fase awalnya pada kawasan destinasi wisata belanja yang pertama di Indonesia yang terdiri dari pusat kuliner, fashion & retail, hingga entertainment hub untuk menghadirkan experience melalui konsep tematik sehingga pengunjung dapat merasakan shopping ambience yang berbeda-beda.


Menurut CEO Cinity Ming Liang, kawasan wisata belanja ini akan dimulai dari pengembangan Thematic Shopping Street berkonsep International Themed Cluster yang terinspirasi dari negara-negara dunia seperti Korea, Inggris, Jepang, hingga Maroko untuk menghadirkan experience around the world in just 1 day. Pengunjung bisa merasakan experience meeting di Korea pagi hari, lunch di Londong siang hari, dan belanja di Maroko malam hari.


Thematic Shopping Street, CINITY, Morrocan Village
Entrance Gate Morrocan Village, bagian dari Thematic Shopping Street di CINITY


“Bagian dari Thematic Shopping Street ini yang sekarang sedang fokus kami kembangkan tepatnya Morrocan Village, sebuah pusat perbelanjaan dengan tema eksotisme Maroko seluas 45.551 m2 dan 48.999 net lease area (NLA) yang terdiri dari ritel, island both, premium store, dan open space ataupun pop up booth. Konsep lengkapnya bisa dilihat di www.cinity.id,” bebernya.

Kawasan wisata belanja ini juga semakin lengkap dengan adanya Eat & Walk yang mengusung konsep outdoor dan green architect di setiap sudut dengan tetap fokus pada culinary & lifestyle. Tempat yang dirancang kasual ini sangat oke untuk meeting point dengan rekan kerja ataupun keluarga.


Area gerai F&B ini juga diintegrasikan dengan ruang terbuka seiring tren lifestyle sehat setelah kita hidup bersama pandemi Covid-19. Area Eat & Walk dikembangkan dengan luas 2 ha untuk menampung para pebisnis yang membutuhkan tempat luaas dengan persentase penyewa 90 persen gerai F&B dan sisanya untuk gerai ritel.


Thematic Shopping Street, CINITY, Eat & Walk
Eat & Walk, salah satu bagian dari area komersil CINITY yang mengusung konsep green architect

Ming menyebut, konsep Eat & Walk ini dihadirkan karena sejalan dengan tingginya realisasi investasi di Kabupaten Bekasi yang didominasi oleh sektor industri makanan senilai Rp1,3 triliun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, di Kabupaten Bekasi sektor makanan mencapai 52,79 persen dibandingkan sektor non food sebesar 47,21 persen. Hal ini tentunya peluang besar untuk para brand owners untuk melakukan ekspansi usaha di Bekasi.


VP Brand & Business Development Cinity Arum Pusparani menambahkan, area komersial lain yang akan menjadi center of attention para pengunjung saat masuk ke dalam kawasan Cinity yaitu Urban Hub, ruko tiga lantai di main boulevard dengan individual access yang berbeda di setiap lantainya. Boulevard-nya selebar (ROW) 43 meter dengan pedestrian walk friendly 10 meter, area parkir, dan halaman depan yang luas.


Thematic Shopping Street, Urban Hub, CINITY, Ruko 3 lantai
Urban Hub, bagian dari Shopping Street CINITY yang terdiri dari 3 lantai dengan individual access disetiap lantainya

“Semua yang kami hadirkan dikonsep berbeda dari yang lain terutama untuk menghadirkan experience lebih kepada pengunjung dengan desain-desain yang ikonik. Rukonya juga dilengkapi dengan illumination lighting di sepanjang jalan untuk menjadi pencahayaan indah setiap malam dengan reklame billboard besar di setiap unit sehingga ada exposure dengan cakupan yang lebih luas pada brand maupun produk,” imbuhnya.

Urban Hub memiliki pangsa pasar yang besar hingga 1,5 jt, dikelilingi mulai dari 9000 sampai puluhan ribu calon pelanggan serta potensi keuntungan mulai dari Rp 57 jutaan sampai ratusan juta perbulannya*, serta memiliki potensi sewa dan capital gain yang juga semakin tinggi.


Harga jual mulai Rp1,8 miliar dengan booking fee cukup Rp 25 jutaan dan dapat dicicil mulai dari 11 jutaan/bulan. Tipe yang dipasarkan diantaranya ukuran 5 x 17 m dan 5 x 19.5 m. Penawaran spesial promo suka bunga mulai 3,65% fixed 3 tahun, Subsidi DP 5%, free 3 unit AC (1.5PK)*


Bagi Anda yang berminat menjadi bagian dari Kota Wisata Belanja pertama dan terbesar di Indonesia, Anda dapat mengunjungi Marketing Gallery CINITY di Jalan Boulevard Cinity Kav. 18, Karang Raharja, Cikarang Utara. Informasi lebih lanjutnya bisa menghungi Whatsapp Property Consultant melalui link berikut ini https://bit.ly/CinityContact


bottom of page